Lindungi dia ya, Allah..

Jam 01.00 dini hari, gw dapet kabar dari pacar kalo dia akan dikirim liputan ke Tarakan subuh nanti..
Denger kabar itu, badan gw langsung gemeteran dan air mata gw tumpah ruah pastinya.. Dia juga sama ga tenangnya sama gue, yang makin bikin gw lebih senewen..
Tarakan.. Pacar gw dikirim liputan ke Tarakan dengan seorang campers.. Mereka berdua aja dikirim ke sana..
Kalo yang belom tau juga kenapa gw senewen dia dikirim ke Tarakan, jawabannya adalah:
DI TARAKAN SEDANG TERJADI KERUSUHAN BESAR BERLATAR BELAKANG SARA.
Oke.. Konflik SARA di Indonesia udah sering terjadi, bukan? Dan sama seperti konflik SARA pada umumnya, kerusuhan di Tarakan juga sangat mengkhawatirkan. Udah ada korban nyawa dan harta. Warga ke sana ke mari bawa-bawa parang dan bersama-sama ngebakar rumah dan sebuah mal.
Gw takut.. Sangat takut.. Gw ga pernah setakut ini saat ngelepas si pacar liputan ke luar kota.. Ditambah lagi, berita di TV nampilin langsung keadaan di sana yang mencekam banget.. Berita di media online ga kalah juga bikin gw makin parno..
Semoga si pacar baik-baik aja.. Berangkat dengan selamat dan kembali lagi ke Jakarta juga dengan selamat..
Lindungi dia ya, Allah.. Amiin..

Salah satu berita tentang situasi Tarakan:

Kota Tarakan Masih Mencekam

Rabu, 29 September 2010 | 00:00 WIB

TEMPO Interaktif, Samarinda – Kota Tarakan, Kalimantan Timur, hingga Rabu (29/9) dini hari masih mencekam setelah pecah bentrokan dua kelompok di sekitar Simpang Tiga kota itu. Warga masih terus berjaga-jaga di rumah masing-masing ditambah penjagaan di setiap ujung gang.

“Masih jaga-jaga di rumah, apalagi ada suara tembakan tadi,” kata Herman, warga Pasar Lingkas, dalam pesan pendeknya, Rabu (29/9) dini hari.

Dari informasi yang diterimanya dari bentrokan Selasa malam di Simpang Tiga Tarakan jatuh korban jiwa. Tapi ia tak menjelaskan dari kelompok mana korban jiwa dimaksud.

“Informasi dari depan (penjagaan di depan gang), ada tiga yang tewas dan seorang kritis,” lanjut dia lewat pesan singkatnya.
Lebih jauh ia mengungkapkan pembakaran terjadi di rumah H Sani. Lokasinya seputaran Simpang Tiga Tarakan. Tapi ia tak tahu pasti penyebab pembakaran rumah pengusaha Tarakan itu.

Lokasi pembakaran berdekatan dengan Gran Tarakan Mall dan SwissBell Hotel. Hingga Rabu dinihari, Gran Tarakan Mall juga turut terbakar.


Hingga Rabu malam, di Pasar Lingkas tempat tinggalnya sejauh ini masih aman. Tapi warga diminta waspada di rumah masing-masing.

Dari lokasi kerusuhan ke Pasar Lingkas sekitar satu kilometer. Saat pembakaran, Herman mengaku melihat kobaran api dari kediamannya.

Hingga malam ini, kata Herman, kondisi sekitar rumahnya masih mnencekam. Tapi para perempuan dan anak-anak telah dievakuasi ke Markas TNI Angkatan Laut yang letaknya tak jauh dari Pasar Lingkas.

FIRMAN HIDAYAT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s