OMG! I’m a Directioner!!!

Iya.. itu ga salah judul.. Hhh.. Di usia matang menjelang kepala tiga ini, gue seperti mengalami puber kedua. Gue jatuh cinta banget sama boyband yang isinya anak-anak ABG… One Direction. Huft.

Di kantor, gue selalu mencibir Vini dan Mei yang mendadak suka K-Pop, padahal sebelumnya ga tertarik sama sekali. Bagaikan karma, gue pun mengalaminya.

Berawal dari si Vini yang tiba-tiba membawa hasil tulisan sepupunya tentang One Direction. Itu terjadi kayaknya dua tahun lalu. Sepupunya Vini itu suka sama 1D dan membuat profil mereka dengan maksud dikirim ke majalah GADIS. Lalu dengan songongnya, gue berkata, “Yaelah, apa kerennya sih 1D? Banyak banget yang suka! Emang bagus?”

Saat itu, pengetahuan gue tentang 1D hanya sebatas mereka jebolan X-Factor dan salah satu personelnya ada yang bertampang Arab bernama Zayn. Selebihnya nihil. Akhirnya karena penasaran, gue carilah video klip mereka di Youtube. Gue nonton What Makes You Beautiful.

Ketika mereka masih sangat belia...

Ketika mereka masih sangat belia…

Oke, ternyata gue udah sering denger lagunya tapi ga pernah liat video klipnya. Karena lagunya udah akrab di kuping, acara menonton video klip pertama itu berlangsung sangat lancar. Bahkan terlalu lancar sampai gue memutarnya berulang-ulang!

Dari satu video klip, gue pun beralih ke video klip lainnya. Saat itu, gue cuma bisa berkomentar ke Vini, “Oh, ternyata lagunya emang lumayan sih, Vin. Mukanya juga lucu-lucu”. Ketika ngomong gitu, gue bahkan masih ga bisa bedain muka Liam Payne sama Harry Styles yang jelas-jelas beda jauh. Yang bisa gue kenal tetap saja hanya Zayn.

Dari nonton video klipnya, gue mencoba mencari tahu siapa aja nama personelnya. Gue juga menonton perjalanan mereka di X-Factor, sodara-sodara! Nggak ketinggalann cek Google Images buat liat macam-macam gaya mereka.

Besoknya, gue kembali menonton  What Makes You Beautiful. Tapi kali ini dilanjutkan dengan mendonlot lagu-lagu 1D di album pertama. Gw ga mungkin beli dong. Kan baru suka doang. Ngapain juga bela-belain beli. Mendonlot pun tanpa merasa bersalah.

Nah, usaha mendonlot satu album inilah yang akhirnya membuat gue mulai terlena. Gue setiap hari jadi dengerin lagu mereka. Gue jadi hafal nama-nama mereka dan mulai tertarik dengan salah satu personelnya… Louis Tomlinson.

Melihat gue mulai antusias terhadap 1D, Mbak Alice menugaskan gue menulis artikel Selebriti tentang mereka. Pengetahuan gue tentang 1D pun semakin terasah karena buat nulis itu gue harus nyari-nyari berita detail tentang mereka. Gue mulai tahu kalo Liam phobia sendok, Zayn ga bisa berenang, dan Niall merasa makanan adalah belahan jiwanya, ha ha ha.

Hari berganti hari, tahun pun berganti tahun, gue semakin cinta sama 1D sampai akhirnya, tahun lalu dapet kabar dari anak marketing kalo 1D mau konser di Indonesia. Gue dan Mbak Alice (yang cinta juga sama 1D kayak gue) pun bertekad membeli tiketnya. Yang nggak pernah gue bayangkan sebelumnya, saat momen penjualan tiket offline diadakan, gue niat banget ke Kota Kasablanka jam stgh 4 pagi demi ngantre tiket dan sendirian! Gue juga ga abis pikir kenapa gue bisa sampe segitunya. Bahkan Vini sampe takjub. Maklum, dia kan saksi perjalanan cinta gue terhadap 1D, ha ha ha.

Setelah momen pembelian tiket itu, kecintaan gue semakin menjadi. Gue beli CD mereka dari album pertama plus DVD-DVD konser mereka. Semua original karena sekarang udah muncul perasaan bersalaha kalo beli bajakannya. Tuh kan, liat betapa freaknya gue sekarang… Meja kerja gue di kantor pun dilengkapi gambar 1D, terutama Louis.

Si ganteng Louis Tomlinson *histeris*

Untungnya, pacar mendukung kelakuan gue yang tampak ga inget umur ini. Dia pun pasrah ketika laptopnya gue masukin lagu-lagu 1D. Bahkan, dia mau nemenin gue nonton film 1D This is Us di Blitz, ha ha ha. Dia sih bilang nggak masalah gue beli macam-macam tentang 1D selama itu bukan yang dipake dan terlihat jelas. Jadi, dia nggak akan mau gue beli T-Shirt bergambar atau bertuliskan 1D atau pake softcase HP 1D, atau apa pun yang bisa keliatan…. Ya gue juga masih inget umur sih kalo masalah itu..

Oia, nantikan kisah konser sekaligus momen patah hati ditinggal Zayn di postingan berikutnya…

Sebagai penutup, kuberikan gambar 1D ini…

Masih berlima.. hiks...

Masih berlima.. hiks…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s